Polisi Gila???!!!!!

Juni 24, 2008 pukul 10:56 pm | Ditulis dalam bahaN Introspeksi | 5 Komentar

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) telah menangkap 16 orang terkait kerusuhan di depan Gedung DPR/MPR dan kampus Universitas Katolik (Unika) Atmajaya. Demikian hal itu disampaikan Kepala Divisi Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Abubakar Nataprawira dalam keterangan persnya di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (24/6) malam ini,

Reporter Metro TV Dessy Fitriani melaporkan, ke-16 tersangka tersebut kini diamankan di Direktorat Reserse Kriminal Umum. Lima orang tersangka diamankan dari depan Gedung DPR, sementara 11 orang sisanya dicokok dari depan kampus Unika Atmajaya.

Dalam keterangan persnya, Irjen Pol Abubakar N juga didampingi pengamat informatika Roy Suryo. Dijelaskan juga peristiwa dibakarnya dua mobil, yaitu mobil Toyota Avanza milik Departeman Riset dan Teknologi dan sebuah kijang pengangkut logistik milik polisi, yang dibakar di depan Unika Atmajaya dan di dekat Gedung Manggala Wanabakti.

Kerusuhan yang terjadi sejak siang hingga malam tadi mengakibatkan 21 orang menjadi korban. Sebanyak 16 orang di antaranya adalah anggota kepolisian. Sedangkan lima korban lainnya terdiri dari Satpam Unika Atmajaya, seorang pelajar SMA, seorang mahasiswa, serta dua wartawan dari Surabaya Post dan Inilah.dotcom. Ke-16 korban saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Kerusuhan juga mengakibatkan satu unit mobil karavan milik Direktorat Lalulintas Polda Metro Jaya, dua hartop Ditlantas, tiga truk milik Brimob dan dua mobil patroli Polres Jakarta Barat dan Jakarta Utara dirusak massa. Malam ini situasi di dua tempat kerusuhan tersebut berangsur normal.

Sementara itu, 16 orang tersangka yang ditahan hingga kini masih diperiksa dan diberikan waktu 1×24 jam untuk dilakukan BAP. Irjen Pol Abubakar juga menegaskan tentang insiden tertabraknya seorang mahasiswa di depan Gedung DPR oleh mobil polisi adalah murni ketidaksengajaan.

Menurutnya polisi yang mengendarai menghindar amuk massa yang akan merusak mobil tersebut. “Hal itu tidak disengaja. Kalau ada polisi yang sengaja menabrak, berarti polisi itu gila,” lanjut Abubakar.

MANA ADA orang gila ngemudi mobil?…

apakah Polisi memang sudah Gila or?????….

5 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Menurutq yang gila bukan saja pak polisi, tapi juga Para Pembesar Negeri Ini, illa ma rahima rabbi.
    Allahummahdi Ru’asaana ila aqwamith thariq. Semoga BBM segera turun dan FPi segera dibebaskan serta Ahmadiyyah segera dibubarkan. Amieeeennnnn…..

  2. ass.menurutku semuanya gila, baik polisi, mahasiswa, para pembesar negeri, mungkin termasuk pemilik blog ini…eh semoga tidak deng. satu-satunya obat gila adalah hapus negara jahiliyyah ini, tumbangkan kekuasaan pancasila, demi mewujudkan kedaulatan Islam di nusantara dan seluruh permukaan bumi.

  3. ehm……….. menurut ana sich cukup prihatin tentang masalah ini, karena kekerasan tidak lagi dilakukan oleh masyarakat yang tidak sependapat dengannya, melainkan polisi yang seharusnya melindungi warga serta mengayomi dari berbagai ancaman yang mengancam jiwa masyarakat. Sebenarnya jujur, saya sudah tidak percaya lagi adanya hukum di negara ini, banyak sekali contoh kenapa saya mengatakan ini, hanya orang-orang yang berduit saja yang bisa dilindungi, itulah kenyataannya. Tapi bagaimanapun juga ana masih berharap bahwa hukum di Indonesia masih harus ditegakkan. Masalah di Monas kemaren sudah menunjukkan bahwa negara ini sudah tidak aman untuk ditegakkannya demokrasi, sampai-sampai masalah agama yang seharusnya jauh dari sebuah kontroversi malah menimbulkan sebuah kekerasan dengan alasan yang berlatar belakang agama, sungguh wahai akhi ana sangat sedih melihat kenyataannya ini, apalagi dengan situasi saat ini di mana BBM naik semua kebutuhan hidup semakin meningkat, rakyat semakin susah, ana tidak bisa membayangkan bagaimana Bapak Presiden memikirkan hal ini, belum lagi para Mahasiswa yang semakin menjadi-jadi, mereka beralasan merperjuangkan aspirasi rakyat, awalnya ana mendukung apa yang dilakukan para Mahasiswa, namun pada kenyataannya mereka malah menambah beban rakyat mengadakan demo di mana-mana, jalanan macet, berteriak-teriak yang malah membuat rakyat semakin ketakutan bahkan kekerasan dan bentrokan sudah mengecap di tubuh Mahasiswa sewaktu berdemokrasi. Waktu kejadian kemaren seorang polisi menubruk mahasiswa, dalam hati ana sempat tertawa terheran-heran dan selalu bertanya-tanya, di manakah kedamaian, persaudaraan, persatuan di negara ini hingga tidak ada lagi batas-batas antara yang ditegakkan dan yang menegakkan? Inilah beberapa contoh kecil, hilangnya ketegakan hukum di negara ini. Sudach waktunya persatuan dan kesatuan di tumbuh-kembangkan di negara ini sebagaimana semangat pancasila sebelumnya. Demikianlah sedikit keluh kesah ana dalam melihat kenyataan ini, ana hanya bisa berdoa semoga hukum di negara ini ditegakkan kembali, rakyat bisa hidup tenang tanpa was-was, polisi juga bekerja sebagaimana mestinya melindungi dan mengayomi rakyat, mahasiswa berjuang untuk memajukan negara dengan belajar dan mencari ilmu untuk memajukan negara ini agar tidak diremehkan negara lain. Marilah kita bersama berjuang demi persatuan dan kesatuan saling menghargai dan menghormati. Amiin………..
    wassalamu’alaikum wr.wb

  4. santai aja bro, mending juga isep rokok

  5. brimob dan polisi gi_la….!

    eits…….
    betul……!
    tapi na edit sikit tak pe khan….!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: