Sahabat….qu!

Juli 3, 2008 pukul 11:03 pm | Ditulis dalam BulEtin SahaBat | Tinggalkan komentar

Pada zaman RASULULLAH, ada dua orang sahabat baik yang bekerja sebagai penggembala kambing, pada suatu hari, sahabatnya yang pertama bertanya pada sahabatnya yang kedua “Apakah benar kau sahabatku yang benar-benar setia?

Maka sahabat yang kedua menjawab “Bukankah kita telah bersama semenjak masih kecil dan besar bersama-sama??? aku tidak pernah menghianatimu, apa lagi yang mampu aku jadikan bukti bahwa aku benar-benar sahabatmu?

Sahabat yang pertama tadi membentak”Sesungguhnya kamulah manusia paling pendusta”,

Sahabat kedua tadi keheranan dan bertanya Apakah kesalahannya hingga melakukan seperti itu

Sahabat pertama tadi menjawab “pulanglah kau ke rumah carilah jawabanya, dan esok datanglah kau berjumpa padaku”,

Sehari-hari sahabat kedua tadi mencari sebab dia dimarahi oleh sahabatnya. Sedangkan sahabatnya tadi tak pernah melakukan seperti itu sebelumnya. Keesokan harinya pergilah ia bertemu dengan sahabatnya itu “Wahai sahabat, puas sudah aku mencari jawaban untuk pertanyaanmu tapi tidak juga aku temui”katanya sambil menangis “Katakanlah sahabat apa kesalahanku”?

Sahabat pertama merenungi wajah sahabat kedua

Pernahkah kau mengingatkan aku supaya mengucapkan dua kalimat syahadat, ato bersholawat atas junjungan NABI SAW ketika kita beristirahat dari lelah bekerja sambil ngobrol? “Sahabatnya menggeleng

Pernahkah kau mengingatkan aku supaya segera sholat dan kebaikan sholat ketika adzan dikumandangkan? “Sahabatnya menggelengkan kepala

Pernahkah kau menasehati aku supaya berpuasa setiap hari pada bulan Ramadhan? “Sahabatnya menggeleng lagi

Pernah jugakah kau mengingatkan aku mengenai tanggung jawabku supaya berzakat? “Sahabatnya menggeleng seraya menangis, NAMUN sahabat pertama tadi meneruskan pertanyaannya

“DAN pertanyaanku yang terakhir, Pernahkah kau mengajak aku menunaikan haji setiap kali kita dikaruniakan kelebihan rezeki? “Sahabat kedua mendiamkan diri sambil menangis terisak-isak..”

TIDAK PERNAH bukan? layakkah engkau bergelar sahabat padaku. Engkau tidak membantu aku melarikan diri dari neraka jahanam.”

ukhti, Jumat, 4 Juli, 2008 12:09 AM

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: