Cinta..oh Cinta…

Oktober 5, 2008 pukul 10:21 am | Ditulis dalam bahaN Introspeksi | 5 Komentar

Cinta seorang laki-laki kepada wanita dan sebaliknya adalah fitrah yang diciptakan Allah, sebagaimana firmannya:

ومن آيته أن خلق لكم من أنفسكم أزواجا لتسكنوا إليها وجعل بينكم مودة ورحمة إن في ذلك لآيات لقوم يتفكرون .

Artinya:

“Dan termasuk dari bukti-bukti kekuasaan-Nya bahwa Dia menciptakan pasangan dari diri-diri kalian (tujuannya apa???..) agar kalian merasa tenang dengan keberadaannya, dan Dia juga menjadikan rasa kasih sayang di antara kalian. Sesungguhnya pada yang demikian itu sungguh ada bukti-bukti kekuasaan-Nya bagi orang-orang yang mau berpikir”

Dengan demikian kita sebagai manusia hendaknya tidak memandang cinta sebagai sesuatu yang tabu maupun kotor, sebagaimana yang telah mengasumsi di benak mayoritas orang. Kekotoran dan ketabuan cinta tergantung pada pengaplikasiannya. Jika cinta itu terkontrol dan tidak bermuara pada pemuasan syahwat belaka, maka cinta merupakan suatu yang suci sebagaimana khittah diciptakannya anak Adam di dunia.

Cinta sebuah kata yang sarat makna. Menurut anak muda cinta musti pada lawan jenis. Kata mereka, cinta itu sebuah singkatan. C ciuman… I itu… N najis… T tapi… A asyik. Namun menurut orang tua, cinta tidaklah demikian, begitu pula ibu guru berkata. Meski demikian cinta adalah suatu hal yang pasti dimiliki dan tidak dapat dipungkiri oleh makhluk yang bernama manusia, terutama anak muda.

Kenapa demikian? Karena masa muda adalah masa di mana segala potensi itu akan muncul. Hormon-hormon cinta ketika itu berada pada puncaknya. Sehingga wajar jika kita sebagai anak muda mengalami jatuh cinta. Hanya saja bagaimana kita menyikapi cinta yang sedang bersemi di hati kita. Kak Izzatul Jannah yang biasa dipanggil Kak IJ bertutur: Anak muda yang sedang kasmaran karena cinta, bagaikan orang yang sedang mengemudikan mobil yang remnya blong. Jika ia menyadari bahwa remnya blong, maka dia akan berhati-hati dalam mengemudikan mobil itu. Sebaliknya, jika ia tak menyadari or acuh ta’acuh, maka ia akan sembrono. Begitu juga dengan anak muda mabuk cinta. Jika ia sadar, ia akan berhati-hati tidak melakukan hal-hal yang akan menyebabkan Allah murka, selanjutnya ia akan menggapai cinta dengan keridlaan Allah. Sebaliknya jika ia tak sadar, bahkan lepas kontrol, maka dia akan menggapai cinta dengan kemurkaan Allah dan terjerumus pada hal yang amat dibenci oleh Allah dan manusia, yaitu zina. Naudzubillah.

Pertanyaannya sekarang adalah:

Bolehkah kita jatuh C I N T A ????. . . . .

wallahu a’lam bish shawwab

-By admin Uvi07 n my inspirat room,Ahad 4 syawal ’29, 17:23-

5 Komentar »

RSS feed for comments on this post.

  1. daleeemm bangeeetzz…..
    hehe..
    peace
    okz…
    peace juga..
    tuk renungan kita bersama..
    dan juga Ikhwah muslim yang laen…
    khususnya para remaja…
    okz..
    syukron jazeelan dah tinggaal coment..
    muda2an ga bosen tu kunjungi blog ni..
    HEHEHE…

  2. kalo jatuh cinta menurut-ku itu = suka
    beda dengan cinta, dia ada karena tidak jatuh kedalamnya…😀
    syukron akhi…
    moga dengan pengingatannya dapat menambah ilmu kita semua…
    amin ya Robbal alamin…

  3. boleh banget…..
    disaat yg tepat dan kepada yang benar
    hehehehhh….

    syukron..moga dapet bermanfaat bage kita semua…
    Alhamdulillah..
    “keena dech gw..he…he..he..”

  4. Wah boljug nih artikel.

    Bolehkah kita jatuh C I N T A ????. . . . .

    Ya boleh dunks. Cinta itu kan fitrah. Tapi mesti kudu hati-hati yang amat sangat. Karena cinta bisa menjatuhkan seseorang yang tadinya mulia menjadi sangat hina.

    Cinta itu bisa melalaikan kita kepada mengingat Allah, malah bisa membuat kita bermaksiat kepadanya. Namun ada yang jauh lebih dahsyat, yakni cinta bisa menjatuhkan kita kepada kesyirikan kecil (riya). Mungkin artikel ini bisa mengingatkan kita kembali akan bahaya cinta tersebut. Maka dari itu wahai ikhwan/akhwat, hati-hatilah kalian dalam memiliki cinta

  5. Ini entri yang menarik. Terima kasih sudah berbagi cerita. Kalau mau referensi lain tentang hal yang terhubung, baca artikel Mengapa Sulit Jatuh Cinta di blog saya. Salam kenal, sobat.

    Lex dePraxis
    Romantic Renaissance

    Bismillah..alhamdulillah..
    Tapi, terasa banyak kekurangan dari segala lini, kerana kurangnya pengetahuan mengenai hal itu…bukannya sulit jatuh cinta, tapi betaa sulitnya menghadirkan rasa cinta kepada Allah atas segala sesuatu yang kita cintai…!
    Yak..langsung meluncur…segera…dan…

    Wallahu a’lam


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: