Italic…tanya knaapa???

Januari 6, 2009 pukul 6:09 am | Ditulis dalam Aku dan Hari2ku, BulEtin SahaBat, ceR_pen, Ise_Ng2:), Opini-mu, Segera...!!! | 13 Komentar

Bismillahir Rohmaanir Rohiem, Alhamdulillah ‘alaa kulli haal….

Tanpa basa-basi ajha lah, knapa tiba2 font di wordpress aku punya jadi ITALIC semuwa?
Sebenare telah terjadi empat hari yang lalu…aku kira hanya kerana teknis di admin WORDPRESS ajha…eee ga taunya berterusan, takutnya ini penyakit kronik (kronis…)

Tolong, bilamana Sodara di dunia virtual ada yang tau sebabnya, virdaus amat sangat berharap antum semuwa tuk kasiy masukan ato sekedar tinggalin saran… (he…he…he…)

Kerana, aku biasa bikin italic font untuk istilah-istilah Arab dan lafaz-lafaz do’a, lha trus bila semuwanya jadi Italic ntar dikira ejaan Arab semuwa ….(jadinya berabe dunk….klo gitu…)

Hanya sebagai pemberitahuan ajha, bahwa inipun pernah terjadi pada blog wordpress milik teman aku, tapi setelah beberapa hari berubah sendiri, jadi normal kembali.

Apakah memang begitu yak?

Ach tak taulah aku, pokoknya aku harap bila ada sodara virtual yang tau sebabnya…dengan senang hati dan longgar hati silakan beri masukan dan saran…

Buat antum yang tlah beri masukan dan bersedia tuk silaturahmi, virdaus ucapkan “Jazaakumullohu khoiron katsiiro…, wa aquulu jaziilasy syukri…

Walhamdulillah, Wallahu A’lam

Ada apa dengan tanggal “9”…

Desember 17, 2008 pukul 6:25 am | Ditulis dalam Aku dan Hari2ku, bahaN Introspeksi, Ise_Ng2:), Majlis Ilmu, Mutiara Hikmah, Nyantai-Rohah, Opini-mu, Renungan | 13 Komentar

Bismillahirrohmaanir rohiem…
Sebelum segala sesuatunya dimulai…aku ingin sampaikan bahwa pertanyaan ini tak ada tujuan tuk menghasut, ngrasani ato apalah…
tapi maksudna dari tulisan ini adalah sekedar mo ngisi kekosongan dan mudah2an ada manfaatnya tuk kita jadikan bahan renungan…

wallahul muwaafiq ilaa aqwaamit thoriiq..

ada apa dengan tanggal 9 (baca: sembilan) ???

loh kok tanyanya kaya gitu???
ya iya lah…(hey g ikutan loh…)

1. Kejadian WTC terjadi di tanggal 9 bulan sept.
trus
2. Azhari (yang katanya, versi pol. merupakan pakar bom) tertembak (menurut versi pol.) jugha pada tanggal 9 (afwan sayange aku lupa bulan apa???)
laghi
3. Amrozi cs. dieksekusi jugha pada tanggal 9 (sempat tertunda sekitar seminggu dari jadwal yang telah ditentukan…) bulan sept.
trus apa laghi hayyo???
4. Pemilu besok jugha rencananya jatuh pada tanggal 9 bulan April…

trus sebenarnya ada pa dengan tanggal 9..????

ingat, kluar dari hal2 yang berbau syirik loh ya…!!!
jangan sampai jadikan hal ini menggiring kita dalam kesyirikan…
“wal’iyaadzu biLLah…”

–Jangan-jangan ini tanggal (9) sebagai tanggal perayaan buat para “petinggi negeri” yak???

wallahu a’lam…

Kado Lemparan Sepatu buat Busy..(syet)

Desember 16, 2008 pukul 7:59 am | Ditulis dalam BulEtin SahaBat, Nyantai-Rohah, Opini-mu, Tips jitu... | 7 Komentar
BAGHDAD – Presiden AS George W. Bush yang mengakhiri tugas bulan depan mendapat “balasan setimpal” atas ulahnya di negeri Iraq. Ketika jumpa pers dalam kunjungan perpisahan ke negeri yang carut marut oleh perang yang digagasnya, Bush mendapat dua kali lemparan sepatu dan teriakan anjing. Ini simbol penghinaan paling rendah terhadap seseorang di budaya Timur Tengah.

Pelaku yang membuat malu orang nomor satu di AS itu adalah wartawan Iraq bernama Muntadar al-Zaidi, 28. Dia koresponden televisi Al-Baghdadiya, sebuah stasiun televisi Iraq yang berkantor pusat dan mengudara dari Kairo, Mesir.

Penghinaan kepada Bush itu terjadi di Istana Salam, kantor Perdana Menteri (PM) Iraq Nuri Al-Maliqi, Minggu malam waktu setempat atau Senin dini hari WIB. Saat itu berlangsung sesi tanya jawab. Seorang wartawan bertanya apakah Bush datang ke Iraq untuk merayakan kemenangan? Bush pun mengatakan, “Tidak, saya mempertimbangkan itu sebagai satu langkah penting menuju Iraq yang mendukung dirinya sendiri, memerintah dirinya sendiri, dan mempertahankan dirinya sendiri. Ada beberapa tugas yang harus dilakukan. Perang belum usai,” ujar presiden yang 37 hari lagi lengser dan digantikan Barack Obama pada 20 Januari nanti.

Ungkapan “perang belum usai” itulah yang memantik kemarahan Al-Zaidi yang duduk di barisan ketiga dan berjarak hanya sekitar empat meter dari podium tempat Bush dan PM Nuri Al-Maliqi berdiri. Al-Zaidi sekonyong-konyong bangkit dari kursinya dan berteriak dalam bahasa Arab. “Ini hadiah dari rakyat Iraq. Ini ciuman perpisahan, kamu anjing,” teriak jurnalis Iraq itu sambil melemparkan sepatunya ke wajah Bush.

Rupanya, di usia 62 tahun, refleks Bush bagus juga. Dia spontan membungkuk sehingga terhindar dari lemparan. Sepatu wartawan muda itu hanya melintas di atas kepala Bush dan menghantam bendera AS dan bendera Iraq di belakangnya dengan suara cukup keras.

Tak puas karena lemparan pertama meleset, jurnalis berkacamata itu kembali melemparkan satu sepatunya. Kali ini dia sambil berteriak dalam bahasa Arab. “Ini untuk para janda, anak-anak yatim piatu, dan mereka yang tewas terbunuh di Iraq,” ucap Al-Zaidi lantang. Namun, lemparannya dalam jarak sangat dekat itu kembali meleset. Lagi-lagi Bush berhasil ngeles. PM Nuri Al-Maliki yang semula hanya bengong di sampingnya kali ini membantu menangkis lemparan dengan menyilangkan lengannya di depan wajah Bush.

Aksi nekat Al-Zaidi baru berakhir setelah petugas keamanan Iraq dan agen rahasia AS beramai-ramai menjatuhkannya ke lantai. Al-Zaidi kemudian digelandang keluar dari ruangan. Namun, pria itu terus meneriaki Bush. Suaranya meraung-raung sehingga terdengar sampai ke ruang lain.

Juru Bicara Gedung Putih Dana M. Perino yang berdiri di samping kedua pemimpin negara itu hanya mematung menyaksikan semua kejadian memalukan tersebut. Dia hanya memegang mikrofon yang sedianya digunakan bagi wartawan penanya.

Bagaimana reaksi Bush? Dasar presiden cowboy, dia malah cengegesan. Setelah berhasil mengontrol dirinya yang terkaget-kaget, mantan pilot pesawat AU itu meminta jumpa pers dilanjutkan. Mengawali ucapannya, bukannya marah, Bush justru berkelakar. “Hal ini tidak mengganggu saya. Jika Anda menginginkan fakta, itu sepatu ukuran 10 yang dilemparkannya,” kata Bush bercanda untuk menunjukkan dia meremehkan insiden itu. Presiden ke-43 Amerika tersebut kemudian mengatakan, “Saya tidak merasa terancam sama sekali. Seperti berlomba dalam politik ketika orang berteriak padamu. Itu cara orang menunjukkan perhatiannya,” ucap Bush.

Bush boleh saja menganggap sepele. Namun, pelemparan sepatu atau alas kaki dalam kebudayaan Arab dianggap sebagai penghinaan terbesar. Mereka menganggap target lemparan sepatu derajatnya lebih rendah daripada alas kaki itu yang selalu di tanah dan kotor. Tak heran, setelah patung Saddam Hussein ditumbangkan di Baghdad pada April 2003, banyak orang yang menyaksikan peristiwa itu melempari wajah patung dengan sepatu mereka.

“Kado” sepatu wartawan itu juga menunjukkan bahwa invasi yang digalang Bush ke Iraq pada Maret 2003 yang berhasil menggulingkan pemerintahan Saddam Hussein berakhir sia-sia. Invasi dengan alasan mencari senjata pemusnah masal justru menyulut pemberontakan mematikan dan kekerasan sektarian bertahun-tahun.

Lantas, bagaimana nasib wartawan Al-Zaidi? Dia langsung diperiksa pengawal PM Nuri Al-Maliki dan dites alkohol serta obat-obatan terlarang.

Menurut seorang pejabat Iraq, Zaidi diinterogasi apakah ada orang yang membayarnya untuk melemparkan sepatu ke arah Bush. Kini dia dalam penahanan atas dakwaan yang tidak jelas.

Kolega Zaidi di stasiun TV Baghdadia mengungkapkan, Zaidi sebagai wartawan berdedikasi. “Dia selalu berkomitmen dengan tugas-tugasnya. Sebelum ke Baghdad sebulan lalu, dia menjalani training di Lebanon dan menjadi kepala koresponden di sana,” ujar Haider Nassar, kawan Zaidi di Baghdadia. Disebutkan Nassar, Zaidi memang tidak setuju dengan kehadiran pasukan koalisi pimpinan AS di Iraq. Karena itu, dia selalu mengakhiri laporannya dengan kalimat, Muntadar Al-Zaidi melaporkan dari daerah pendudukan Baghdad”.

Dari Kairo, Muzhir Al-Khafaji, direktur program Al-Baghdadia, melukiskan Zaidi sebagai “orang Arab yang bangga dan berpikiran terbuka.” “Kami mencemaskan keselamatannya,” tambahnya

Meski menyesalkan ulah krunya di jumpa pers, stasiun televisi Al-Baghdadia menuntut pihak berwenang Iraq membebaskan Zaidi. “Dia harus bebas sejalan dengan demokrasi dan kebebasan menyatakan pendapat yang dijanjikan otoritas Amerika kepada rakyat Iraq,” kata televisi itu dalam pernyataannya kemarin.

Di Iraq, ada dua tanggapan bertolak belakang atas ulah Zaidi. Kalangan pejabat dan pemerintah Iraq menyesalkan tindakan Zaidi. Sebagian wartawan media pemerintah langsung meminta maaf kepada Bush beberapa saat setelah insiden terjadi. Hal yang sama dilakukan pemerintah Iraq melalui PM Nuri Al-Maliki.

Namun, di bagian lain tak sedikit rakyat Iraq yang mengelu-elukan Zaidi sebagai pahlawan yang mewakili kemarahan kepada Bush yang mereka sebut penjahat perang. Demonstrasi yang terjadi sehari setelah insiden menunjukkan foto Zaidi diangkat dan sepatunya dijadikan simbol penghinaan terhadap Bush dan Amerika.

Kedatangan Bush yang berakhir kemarin adalah kunjungan resmi keempat sekaligus yang terakhir di Iraq sejak dia memerintahkan invasi Maret 2003. Selama dua hari di Baghdad, Bush dan mitranya dari Iraq, PM Nuri Al-Maliki, menandatangani perjanjian keamanan yang memaparkan panduan-panduan baru bagi tentara AS di Iraq.

Sebelumnya, Bush mengelilingi jalan-jalan di seantero Baghdad menggunakan iring-iringan kendaraan. Perjalanan keliling Kota Baghdad tersebut adalah yang pertama dilakukan Bush. Dia belum pernah pergi ke mana pun, selain ke pangkalan militer AS atau ke Green Zone yang berpengawalan sangat ketat.

Sejumlah laporan gabungan menyebutkan, iring-iringan kendaraan yang ditumpangi Bush melintasi jalan-jalan seantero Baghdad yang dijaga sangat ketat sebelum akhirnya tiba di kediaman Al-Maliki untuk melakukan jumpa pers dan mendapat lemparan sepatu.

Senyum…(mu)

Desember 16, 2008 pukul 12:17 am | Ditulis dalam Aku dan Hari2ku, bahaN Introspeksi, BulEtin SahaBat, cin_Ta, Majlis Ilmu, Opini-mu, Renungan | 4 Komentar

senyumlah

senyumlah seperti Rasulullah

Senyum kalo dirasa dengan hati yang poaling dalam adalah suatu yang indah. Apalagi senyum itu timbul atau merekah dari bibir seorang cantik jelita buat anda. Wowww.. dunia serasa milik anda. Yap, senyum adalah suatu yang abstrak, tak tergambar tapi seperti yang telah aku sebutkan, indah. Dengan senyum semuanya menjadi rileks; dengan seyum marah hilang tak bersisa. Senyum itu shodaqoh kata Rasulullah. Rasulullah pun suka tersenyum. Contohnya saja ketika beliau berkata kepada seorang nenek tua bahwa orang seperti dia tidak ada di surga. Si nenek menangis karena jawaban beliau. Kemudian dengan senyumnya beliau berkata, ‘yah jelas ajha tidak ada orang tua seperti anda di jannah karena Allah telah mengganti wajah2 dan tubuh2 penduduk surga dengan yang lebih bagus dan tidak kriput seperti anda.

Kebayang ga?? Betapa indahnya dunia ini kalo dipenuhi dengan senyum (but ni senyum bukan senyum elu but (laghi) senyum yang kluar dari lubuk hati yang terdalam). Bila ada dua orang teman berantem lalu saling boicott lammaaaa bangets (mungkin nih terjadhi pada andA) coba klo salah satu dari mereka tersenyum ketika bertemu di jalan truz berjabat tangan. Mungkin kemarahan dan permusuhan akan hilang. Atawa klo enggak ketika semuwa di sekitar anda tak berpihak kepada anda, melawan anda… janganlah marah cobalah tuk tersenyum dan tanggapi masalah ini dengan ketulusan hati

—udah ngantuk so..maklum lho ga nyambung—

Wallahu a’lam

BeranTas pRemanisme…di SoloRaYa

November 21, 2008 pukul 11:15 pm | Ditulis dalam Aku dan Hari2ku, Opini-mu, Tips jitu... | 7 Komentar

Bismillah walhamdulillah wa laailaaha illallah wallahu akbar…

mudah2 an dengan digiatkannya acara “pemberantasan premanisme”, Allah turunkan barokah dan jugha kurnianya pada masyarakat pada umumnya…

Mari kita dukung pihak yang berwajib dalam memberantas premanisme…

yakinlah bahwa yang namanya premanisme, banyak sisi negatifnya dan bahkan hampir tak ada sisi positifnya…

Dan masyarakat tak terganggu laghi dalam menjalankan aktifitas keseharian mereka, baik yang berdagang di pasar2, yang berkunjung ke tempat2 rekreasi, terminal, dan tempat2 umum yang lain..

berita terkait ada di SOLORAYA

Walhamdulillah mogha ada hasilnya, dan berjalan secara istiqomah, bukan hanya kerana “ada dari anggota POLRI yang dianiaya oleh sekelompok preman, beberapa hari lalu di daerah kepolisian resort kota Wonogiri…

(harapan kita semuwa)

-virdaus rojaie @06:15 n my inspirat room, saturday-

Problem..? siapa takut….?

Juli 20, 2008 pukul 10:49 pm | Ditulis dalam Opini-mu | 1 Komentar

Sobat…. apa yang kamu lakukan manakala begitu banyak problem menumpuk???

Tulis opinimu…di sini….

syukron

Laman Berikutnya »

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.