ada apa dengan Pemilu????

April 6, 2009 pukul 7:11 am | Ditulis dalam Aku dan Hari2ku, ceR_pen, Nyantai-Rohah, Perjuangan Ikhwah | 9 Komentar

010420090141
Bismillahirrohmaanir Rohiem…
Robbii isyrohlii shodri, wa yassir lii amrii wahlul ‘uqdatan min lisaanii, yafqohuu qoulii….walhamdulillah ‘alaa kulli haal, wa nauudzu billah min syarri ahlin Naar…
alhamdulillah puji syukur sentiasa kita panjatkan hanya kepada Allah yang Telah menciptakan segala sesuatu dari yang tiada…
Perlu kita camkan bersama hai Ikhwatii fiLLah, bahwa segala sesuatu itu pasti ada “sebab dan akibat”, hal ini merupakan suatu “FITROH” yang tak dapat dipungkiri, terlebih lagi bilamana hal itu berkaitan antara “MANUSIA” dengan “Manusia”, itu merupakan hal yang teramat biasa sekali…
beza halnya hubungan antara “Kholiq/ Allah” dengan “MakhluqNya/ Manusia”, dapat kita ambil contoh dalam hal peribadatan, Allah menciptakan manusia dan jin hanya supaya mereka mo menibadahiNya dan sentiasa Tho’at pada apa yang telah Allah gariskan kepada mereka, tapi hal itu tidak berakibat buruk bagi Allah bilamana manusia/ makhluqNya enggan tuk mengibadahiNya, bahkan membangkang segala perintahNya…
kali ini postingan sikit mengenai semakin dekatnya Pemilu Legislatif yang terus disusul Pemilu Presiden, dan juga kaitannya dengan Kepres tentang PEMBUBARAN AHMADIYAH yang tak kunjung disahkan…(walo sudah ada SKBnya, tapi itu SKB adalah SKB BANCI…)
ada apa dengan Pemilu???? dan kenapa harus Pemilu????

kerana satu kata di atas amat sarat makna, dia akan menjadi penentu bagi kelangsungan kesejahteraan bangsa yang sedang dilanda krisis moral ini; Indonesia kita punya Negeri…!

Mari kita lihat contoh slogan yang mereka tampilkan agar manusia “tertipu” dengannya…
“SISA HIDUPKU HANYA UNTUK NEGERIKU” hal ini dapat kita bandingkan firman Allah dalam sutu ayatNya, bahwa Allah memerintahkan manusia agar mengucapkan…“INNA SHOLAATII WA NUSUKII WA MAHYAAYA WA MAMAATII LILLAAHI ROBBIL ‘AALAMIEN” dalam hal ini Alah telah tegas menyatakan supaya manusia menjadikan segala sesuatu yang ia miliki hanya untuk Allah sahaja, bukan untuk yang lain, NEGRI kek, ato UANG kek…atopun yang lain….!
dari sini dapat kita lihat, bahwa ketiadaan ketho’atan mereka terhadap apa yang telah Allah perintahkan…
mari kita camkan….!

terus, slogan lagi “PEMBELA RAKYAT KECIL”, benarkah ia akan ingat terhadap slogannya manakala ia menang dalam Pemilu??? bukannya telah kita dengar bersama dari yang telah lalu, yang katanya mo ngebela rakyat miskin, eeee..ujung-ujungnya malahan bikin RAKYAT semakin MISKIN, di mana Mereka pada MENAIKKAN GAJI SEENAK MEREKA SENDIRI…padahal hasil kerjanya hampir tidak ada kenyataannya, bahkan semakin bikin rakyat sengsara…!

terus lagi, yang semua itu ujung-ujungnya Duit….tiada lain, mana ada orang yang mau membagikan semaunya tanpa minta pamrih setelah itu??? hal ini sebagaimana hukum yang dipakai oleh Negri kita Punya Indonesia, yakni UUD (ujung-ujungnya Duit…) he..iya khan….
kita telah kita ketahui bersama, bahwa “pajak sentiasa dinaikkan, tapi bersamaan dengan itu rakyat tidak dipikirkan akan kesejahteraannya….” Masya Allah, Robbiii astaghfirulloh…..
adakah mereka sama ingat akan janjijanji mereka selama kampanye???? eeee, kok ingat…malahan mereka “MINTA GANTI RUGI” untuk uang yang telah mereka korbankan sewaktu kampanye, klo orang perbisnisan bilang…“NGEBALIKIN MODAL GITU……” he…

juga, kita perhatikan Caleg-Caleg yang ada, adakah dari mereka yang memikirkan akan AQIDAH umat ini???
manakala ada aliran sesat semakin gencar, adakah dari mereka yang memperjuangkan akan PEMBUBARANNYA???
kita ambil contoh, AHMADIYAH yang telah jelas akan KESESATANNYA….mana ada dari para Caleg yang menyerukan untuk menyelamatkan AQIDAH umat???
bila memang ada, itulah kiranya yang kita dapat membela dan memperjuangkan misinya…
klo tidak, eeeee amit-amit tuk nyebutken, apalagi tuk memilihnya…!

kalo boleh aku ajukan sikit pemikiran, mari bersama tuk kita hayati….
sewaktu bencana terjadi, BLT ditahan…eee, giliran kampanye, BLT dibagikan…
sewaktu syari’at Allah Poligami dijalankan, Pemerintah bingung tuk melarangnya, eee, giliran Prostitusi malah dilegalkan…
sewaktu hukum khitan wanita dilakukan, Pemerintah menghalangi, eee, giliran perdukunan, malah disayang dan digandang.
sewaktu Situ Gintung dalam keadaan rusak, tak kunjung datang, eee, gilirannya dah jebol baru datang bertandang….

astaghfirulloh Robbi…..

terus, masihkah kita akan ditipu dan menjadi orang yang tertipu atas janji-janji gombal yang mereka teriakkan itu????
masihkah kita rela akan adzab Allah yang sentiasa melanda kita punya Negri ini????
atau, kita berlepas diri dari mereka???dan kita berusaha tuk sentiasa selalu tuk benah diri???
ingat, kewajiban kita hanya menyampaikan, untuk hasilnya kita serahkan kepada Allah, Dzat yang Membolak-balikkan hati manusia…!

semoga Allah bukakan mata hati kita, sehingga dapat membezakan mana yang baik, dan mana yang buruk…
“Allahumma arinal haqqo haqqo, warzuqnat tibaa’ah, wa arinal baathila baathila, warzuqnajtinaabah…”
“ya Allah tunjukkan kepada kami, bahwa yang benar itu benar, dan rizqikanlah kepada kami tuk dapat mengikutinya, begitu juga, tunjukkanlah kepada kami yang buruk itu buruk, dan kurniakanlah kepada kami tuk dapat menjauhinya..”

ingat, selamatkan AQIDAH umat, agar tak ternodai dengan kekotoran, sehingga maghfiroh Allah sentiasa akan tercurahkan pada kita punya NEGRI, bukannya adzab yang sentiasa menghantui Indonesia kita punya Negri…
BUBARKAN AHMADIYAH sekarang juga…..

Yaa Allah, saksikan, bahwa hanya ini yang dapat aku kongsikan mengenai hal ini…
setelah beberapa usaha telah hamba lakukan bersama sodara yang lain….

hanya Engkaulah Dzat Yang Maha Mengetahui, dan Engkaulah Dzat Yang Menyempurnakan balasan terhadap amalan hamba-hambaNya….

Cukup bagi kita Allah sahaja sebagai Wakil kita…“hasbunaLLoh wa ni’mal wakiil, ni’mal maulaa wa ni’man Nashir…”

dahsyatnya kekuatan do’a yang satu ini….(Subhanalloh…)

Maret 12, 2009 pukul 9:49 pm | Ditulis dalam bahaN Introspeksi, ceR_pen, Mutiara Hikmah, Nyantai-Rohah, Renungan | 18 Komentar

Bismillah…
Allahumma Laa ‘ilma lanaa illaa maa ‘allamtanaa….fa’allimnaa maa yanfa’unaa…

Allah mengisahkan sejarah nabi-nabi yang diutus kepada kaumnya dalam banyak ayat dalam Al-Quran bukan sekedar sebagai pelipur lara belaka, dan perasaan yang terluka kerananya sahaja. Tapi lebih dari itu, Allah menginginkan agar umat manusia dapat beriktibar darinya. Kita ambil contoh kisah Nabi Yunus yang diselamatakan Allah dari lumatan ikan paus yang menerkamnya, dan begitu juga kaumnya yang Allah berikan ampunan kepada mereka lantaran pertaubatan yang mereka lakukan sebelum adzab datang kepada mereka, padahal itu adzab tlah ada di plupuk mata!!!!! Subhanalloh, tiada yang dapat menyingkap adzab selain Allah sahaja!!!
Allah singkap itu adzab lantaran mereka bertaubat, beriman, beramal shalih dan lantunan dzikir yang sentiasa membasahi lisan mereka, setelah sebelumnya mereka sama mendustakan, menista, dan mencemooh Nabi yang diutus kepada mereka; Yunus ’alaihis salaam….!!!!
Sepenggal kisah nabi Yunus ’alaihissalaam meninggalkan sebuah pelajaran yang amat berharga bagi segenap umat manusia khususnya Mu’minin pada masa-masa sesudahnya.
Mari kita ingat kembali apa yang dilafalkan nabi Yunus di dalam perut ikan Paus (huut, demikian disebutkan dalam Al-Qur’an), setelah putus asa dan meninggalkan kaumnya. Nabi Yunus berdo’a yang isinya sarat makna, mulai dari Pengesaan Allah, Pemaha-Sucian Allah, dan istighfar, pengakuan atas kesalahan yang telah ia perbuat; wujud dari taubat yang nabi Yunus lakukan. Yakni ia telah meninggalkan kaumnya dalam kesesatan dikarenakan mereka enggan atas seruannya, setelah sekian lamanya ia mendakwahi mereka ke jalan yang Allah redha!!!!
Ya Allah begitu sabarnya nabi Yunus dan juga nabi-nabi yang Engkau utus tuk mengajak kaumnya ke jalanMu, jalan yang Engkau redha….!
Allah….berikan kami kesabaran sebagaimana Engkau limpahkan kesabaran itu kepada generasi terdahulu yang Beriman kepadaMu…!

Apa sebenarnya yang dilafalkan Nabi Yunus di dalam kegelapan perut seekor ikan, di kedalaman Samudra itu????
Ketika itu nabi Yunus bertaubat kepada Allah dengan sebenar-benar taubat seraya melafalkan do’a:

لاَ إِ لهَ إِلاَّ أَنْتَ سُبْحنَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّا لِمِيْنَ (الأ نبيا ء: 87

“Tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi) selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk dalam golongan orang-orang yang dhalim…!”
(QS. Al-Anbiya’/ 21: 87)

Dan juga, mari kita ingat ketika Allah menyingkap adzab yang kan turun kepada kaumnya. Tiada lain lantaran lantunan dzikir, dan permohonan ampun atas kesalahan mereka selama ini….!

Ingat bahwa Tasbih, Tahlil, tahmid dan amal kebajikan secara umum dapat mencegah datangnya bencana. Sungguh sebuah obat, solusi yang manjur, senjata maha hebat dan jalan kluar yang sangat aman dari segala resiko bencana yang mengintai setiap saat.!!!!
Mari kita tilik kembali beberapa pelajaran yang dapat kita ambil dari kisah Yunus ‘alaihissalam, pada firman Allah:

فَاسْتَجَبْنَا لَهُ وَنَجَّيْنَاهُ مِنَ الْغَمِّ وَكَذَلِكَ نُنْجِي الْمُؤْمِنِينَ (الأ نبيا ء: 87

“Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari pada kedukaan. Dan demikian pula Kami akan menyelamatkan orang-orang yang beriman.”

Dan juga hadits beliau yang menyatakan bahwa, barang siapa sahaja yang mau mendo’a sebagaimana do’a Yunus di atas maka Allah kan mengabulkannya, sebagaimana Ibnu Katsir telah menuliskan di dalam kitab Tafsirnya…:

عن سعيد بن المسيب قال: سمعت سعد بن مالك -وهو ابن أبي وقاص-يقول: سمعت رسولَ الله صلى الله عليه وسلم يقول: “اسم الله الذي إذا دُعي به أجاب، وإذا سُئِل به أعطى، دعوةُ يونس بن متى”. قال: قلت (8) : يا رسول الله، هي ليونس خاصة أم لجماعة المسلمين؟ قال: هي ليونس بن متى خاصة وللمؤمنين عامة، إذا دعوا بها، ألم تسمع قول الله عز وجل: { : فَنَادَى فِي الظُّلُمَاتِ أَنْ لا إِلَهَ إِلا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ. فَاسْتَجَبْنَا لَهُ وَنَجَّيْنَاهُ مِنَ الْغَمِّ وَكَذَلِكَ نُنْجِي الْمُؤْمِنِينَ } . فهو شرط من الله لمن دعاه به”

Yang intinya adalah:
”Jika mereka (manusia) berada dalam berbagai kesusahan, lantas mereka berdo’a kepada Kami seraya bertaubat. Terlebih, bilamana mereka berdo’a dengan do’a Yunus ini…!
(Ibnu Katsir, 5/ 368), versi Syamila (5/ 369).

Wallahu A’lam bish Shawwab…
ingat. bila ada benarnya, maka tiada lain datangnya dari Allah, dan bilamana ada salah maka tiada lain datangnya dari diri yang dlo’if dan juga Syaithonir rojiem…

Astaghfirulloh…

indahnya tarbiyatul umm…

Januari 27, 2009 pukul 7:46 am | Ditulis dalam Aku dan Hari2ku, bahaN Introspeksi, ceR_pen, Renungan | 13 Komentar

bismillah,
Allah Ar-rochiem, Dialah Dzat yang maha Penyayang, Allah jauh lebih sayang kepada kita bila dibanding dengan siapapun, Allah masih tetap memberikan kita rezqi meski kita melakukan dosa, Allah tetap ingat kita meski kita tak pernah ingat kepadaNya…astaghfirulloh

kata orang dalam puisinya
“kasih ibu sepanjang beta…
tak terkira sepanjang masa…
Hanya memberi, tak harap kembali (kcuali balasan dariNya)
bagai sang Surya menyinari dunia…”

Masya Allah begitu besarnya kasih sayang yang ibunda berikan kepada kita…tiada lagi terhitung kasih sayangnya kepada kita, mulai dari sewaktu masih dalam kandungan, terus saat-saat melahirkan, menyusui, merawat setiap waktu, mengganti, mencuci pakaian yang kita pake (sewaktu kecil mestinya..iya kan??). Tak pernah aku dengar seorang ibu minta balasan kepada anaknya kerana jasa dan kasih yang Allah berikan melalui sang Ibunda…Subhanalloh…(tapi jangan lupakan kasih sayang ayah loh ya…mereka pun tak kalah besar jasa mereka pada kita…)

Dan…
ternyata, bila kasih sayang seorang ibunda kepada ananda sangat dalam, padahal itu semuwa hanyalah SATU BAHAGIAN SAHAJA dari seratus bagian dari kasih sayang Allah yang dibagikan kepada SELURUH makhluqNya di dunia ini…! masyaAllah, maka karunia kasih sayang seperti apa yang niscaya Allah berikan kepada para penghuni Surga nanti??? yang perbandingannya ada 99??? (asmaul Husnaa…)
masya Allah…

Surga…/ Jannah…
sifatnya adalah…
-maa laa ‘ainun ro-at wa laa udzunun sami’at wa laa khothoro fie qolbi basyarin…- masyaAllah…
-tiada mata yang pernah melihat, tiada pendengaran yang pernah mendengar, dan tiada terlintas dan terbayangkan oleh hati manusia…-

Robbanaa aatinaa fid Dunyaa hasanah wa fil aakhiroti hasanah, wa qinaa ‘adzaaban Naar…
Robbighfir lanaa waliwaalidiina warhamhum kamaa robbauna shighooroo…amien Yaa Robbal ‘aalamien…

inspirated by, suatu kisah yang menceritakan pengaduan seorang anak yang menjumlah biaya yang harus ibunya bayar setelah menjalankan apa yang ibunya perintah, mulai dari mencuci pakean, menyapu halaman, pergi ke toko tuk blanjaan ibu, hingga menjaga adiknya ketika ibu sedang pergi…dan jumlah akhir, HUTANG IBU sekian rupiah…astaghfirulloh…
ketika itu sang ibu memandangi anaknya dengan penuh harap berbagai kenangan terlintas dalam benak sang ibu, lantas sang ibu menjawab.
bahwa selama sembilan bulan Ibu mengandung, menyusui, dan kasih sayang yang slalu ibu berikan, semuanya itu GRATIS…

setelah selesai ibu jawab, anak itupun berlinang air mata, kmudian mwnatap ibunya dan berkata “bu.., aku sayang sekali sama ibu…”
lantas jawab sang anak…“HUTANG IBU LUNAS…”

alhamdulillah…semoga kita dimasukkan oleh Allah dalam golongan orang yang tau diri, hingga dapat mensyukuri segala NI’MAT yang Allah berikan melalui orang tua kita, amien….

Tak semua Betina itu lemah…!

Januari 20, 2009 pukul 7:00 am | Ditulis dalam bahaN Introspeksi, ceR_pen, Ise_Ng2:) | 14 Komentar

laba-laba-betina
Hai prend….masih nget khan, ama firman Allah yang berbunyi

“matsalul ladziinat takhodzuu min duuniLlahi auliya-a kamatsalil ‘ankabut- ittakhodzat baitaa wa inna auhanal buyuuti labaitul ‘ankabuut, lau kaanuu ya’lamuun…”(al-‘Ankabut: 41)

Inget ga???inget ga ma tu ayat?? Pasti dunk, kan sering dibaca, atau malah ada yang sudah afal di luar kepala nech…Subhanalloh , ok but teme2 pernah ga sich perhatiiin or terbersit sebuah pertanyaan pada lafal “ittakhodzat” di ayat tsb?? Napa ya dhomirnya muannats…(kata ganti tuk perempuan) padahal lafal “ِAl-‘ankabut” termasuk mudzakkar( kata tuk laki-laki)???

Nah, ini nich ada sedikit information about rahsia tsb. Ilmu pengetahuan moden membuktikan bahwa sebenarnya yang membangun sarang laba-laba itu Laba-laba betina not Laba-laba Jantan, (so Spidergirl dunk…he….). Fakta ilmiah ini blum diketahui seorangpun ketika ayat Al-Qur’an ini diturunkan, ini menunjukkan ketelitian redaksi Al-Qur’an…!

Ternyata tak semua jenis betna itu lemah lho…!!!

End sebenarnya masih banyak rahsia laen yang terkandung dalam Al-Qur’an, dan dijamin akurat. Cuman Al-Qur’an thok yang ponya kelebihan kayak gini nich, ga ada di kitab-kitab yang dianggap suci lainnya di dunia ini yang sesempurna Al-Quran. Terkandung di dalamnya semuwa bidnag disiplin ilmu mulai dari yang berkaitan ma syareat amP ilmu-ilmu moden dewasa ini.
So, kamu-kamu yang ngaku generasi moeslem kudu bisa jadi ilmuwan-ilmuwan Muslim tuk gantiin mereka ilmuwan-ilmuwan kafir!!! Jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman, gali semua apa yang tersirat di dalamnya, Hingga akhirnya Islam bisa kembali berjaya dan menjadi mercusuar dunia, dan bintang terang tuk kita semuwa….

disarikan dari buku “Ilmu-ilmu al-Qur’an…dengan sedikit gubahan,…)

Italic…tanya knaapa???

Januari 6, 2009 pukul 6:09 am | Ditulis dalam Aku dan Hari2ku, BulEtin SahaBat, ceR_pen, Ise_Ng2:), Opini-mu, Segera...!!! | 13 Komentar

Bismillahir Rohmaanir Rohiem, Alhamdulillah ‘alaa kulli haal….

Tanpa basa-basi ajha lah, knapa tiba2 font di wordpress aku punya jadi ITALIC semuwa?
Sebenare telah terjadi empat hari yang lalu…aku kira hanya kerana teknis di admin WORDPRESS ajha…eee ga taunya berterusan, takutnya ini penyakit kronik (kronis…)

Tolong, bilamana Sodara di dunia virtual ada yang tau sebabnya, virdaus amat sangat berharap antum semuwa tuk kasiy masukan ato sekedar tinggalin saran… (he…he…he…)

Kerana, aku biasa bikin italic font untuk istilah-istilah Arab dan lafaz-lafaz do’a, lha trus bila semuwanya jadi Italic ntar dikira ejaan Arab semuwa ….(jadinya berabe dunk….klo gitu…)

Hanya sebagai pemberitahuan ajha, bahwa inipun pernah terjadi pada blog wordpress milik teman aku, tapi setelah beberapa hari berubah sendiri, jadi normal kembali.

Apakah memang begitu yak?

Ach tak taulah aku, pokoknya aku harap bila ada sodara virtual yang tau sebabnya…dengan senang hati dan longgar hati silakan beri masukan dan saran…

Buat antum yang tlah beri masukan dan bersedia tuk silaturahmi, virdaus ucapkan “Jazaakumullohu khoiron katsiiro…, wa aquulu jaziilasy syukri…

Walhamdulillah, Wallahu A’lam

Tiada Judul, cat. Palestin

Januari 2, 2009 pukul 7:11 am | Ditulis dalam Aku dan Hari2ku, bahaN Introspeksi, ceR_pen, Ise_Ng2:), Perjuangan Ikhwah | 15 Komentar

Bismillahirrohmaanir rochiem
(kerana aku bukanlah orang yang pintar tuk merangkai kata, bukanlah orang yang suka cerita, abisna ga bisa rangkai kata siy, coba klo aku mahir rangkai kata, nescaya kan kutulis cerita tiap hari dan bahkan aku tulis tiap apa yang terjadi pada diriku dan apa yang terbersit dalam relung hatiku, loh kok malah cerita???)

he, cuman aku ga bisa darimana aku harus memulai cerita ini, harapannya semoga dapat diambil manfaatnya (mange selalu ada manfaat dari setiap postinganku??? Oiy ga Ge Er la….)

abis selese ghoda’ ma temen2 aku putuskan tuk liat komput bentar yach sekedar tuk liat2 yang bisa diliat, ga seberapa lama kurnia Allah menghampiriku, ya rasa Kantuk tiba2 (he…), padahal prasaan tadi dah tidur sebelum dzuhur (ikuti sunnah Nabi kale…” QOILUULAH/ tidur bentar sebelum ato sesudah dzuhur sebagemana Rosul sabdakan). Tapi tak palah, moga ada gunanya (ga kantuk lagi)…

Yach diteruskan, abis liat2 komput aku teruskan tidur di my inspirat room, ……(ga tau apa yang terjadi sewaktu ku tidur tadi…)

Tiba2 bangun, luar ruangan dah gelap gulita (kayak dah masuk waktu maghrib), langsung aku liat jam di komput lagi, ternyata baru ampir asar. Tak berapa lama adzan asar dikumandangkan, bersamaan turunnya hujan yang amat deras, disertai angin yang tidak sepoi2 lagi, angin ribut!!!

Wes. . .wes. . . Allahu Akbar, Allahu Akbar. . ..assalamu’alaikum warohmatullohi wa barokaatuh. . .(selese sholat)
Dalam hati aku membatin, semoga ujannya berterusan ampe tengah malem nanti (ih jahat amat, gimana ntar klo KOTA SOLO banjir lagi kek akhir taon kemaren???) sehingga orang2 yang biasa rayakan pergantian Tahun tak bisa turun ke jalan, baik itu dengan tiup terompet, urakan di jalan pake motor keliling kota, ato hanya sekedar tongkrongan ma si do’I, ato apalah. . .. Selain itu di relung hatiku yang paling dalam aku batin “wah Allah masih berikan kita kesempatan tuk tinggalkan hal2 yang tiada gunanya ato malah bisa2 nyebabken dosa. . . Astaghfirulloh.
EEE, tak taunya bi Qudrotillah jam 10 malem ujannya berhenti, yah Alhamdulillah ‘alaa kulli haal. . . n terusnya tengah malem, pesta pergantian taon baru berlalu juga. . .di jalur utama kota SOLO, dari jl. Slamet Riyadi terdengar ingar bingarnya orang berpesta pora tuk rayakan pergantian taon baru . . . astaghfirulloh. . ..

Di waktu yang sama, di negara lain, Palestina. Mulai dari orang tua, wanita, anak2, hingga balita sekalipun mereka juga begadang!!! Akan tetapi perlu kita ketahui, bahwa mereka begadang (tidak tidur di malem hari) bukannya tiada sebab!!! Aku yakin antum semuwa telah ketahui kenapa mereka begadang??? Tiada lain jawaban mereka adalah “RASA TAKUT yang hinggapi diri mereka di penghujung tahun ini, dan jugha kerana TIADA RUMAH lagi tuk istirahat walo cuman bentar” (Ya Allah……….apa yang bisa aku kontribusikan tuk mereka???) hanya kehendakMu aku do’akan mereka akan kesabaran yang semoga sentiasa mereka punya!!!

Bedanya dengan Negara tercinta, Indonesia orang2 (baik muda atopun tua) begadang di malem taon baru hanya tuk nyaksiken “detik-detik pergantian tahun” ato bahkan ma’shiat yang mereka lakukan, astaghfirulloh, sungguh ironis dan amatlah tiada manfaat yang didapet!!! Maka ada temenku dari negri jiran bilang”ISTIGHFAR INDONESIA…, GANYANG……….” Di manakah hati nurani bangsa ini???ketika di negara lain mereka sama berduka cita, eee malah di Negara kita (Indonesia khususnya) pada bersuka cita????….

Hingga 5 Muharrom/ hari keempat AGRESI ISRAEL, udah ada 390 nyawa manusia kembali ke hadapan RabbNya (tanpa adanya keterangan yang jelas akan kematian mereka), dan lebih dari 1800 jiwa sedang mengerang atas sakit yang terpaksa mereka derita.

Lalu, apa yang bisa kita kontribusikan tuk sodara kita di bumi PALESTIN??? Apa hanya dengan berpangku tangan???

Yaa Allah. . . akankah aku hanya bisa berdo’a saja tuk mereka???
Yaa Allah. . . berilah kesabaran atas sodaraku di bumi suci Palestin. . .
Yaa Allah. . . Engkaulah yang Lebih tahu atas apa yang tertimpa oleh sodaraku di Palestin. . .
Yaa Allah. . . Innaka ‘alaa kulli syai-in Qodiir. . .
Allahumma ‘alaika bi isrooiliyyuun, Allahumma syaddid syamlahum, Allahumma ‘alaika fie nuhuurihim, Allahumma uqtulhum badada, wa laa tubqi minhum ahadaa. . . Innaka Mujiibus Saa-ilien, fastajib du’aa-ana. . ..

Sedikit ini yang terbersit di relung hatiku, ketika kebahagiaan dan mushibah serta kema’shiatan terjadi dalam waktu yang hampir bersamaan. . ..
Harapannya, Allah berikan balasan yang lebih dari kemampuan yang aku punyai, dan memasukkan dalam golongan hambaNya yang slalu dapat melaksanakan kewajiban dan jauhi larangan dariNya, amien
Wallahu a’lam.

Laman Berikutnya »

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.